spacer
      [ Berita Terkini ]    [ Tentang Kami ]    [ Kontak Kami ]     

 Menu
 Depan
 Berita Terkini
 Foto Galeri
 Produk KAPET Biak
 Project Prospectus

 Profile Kawasan
 Nabire
 Mimika
 Manokwari
 BiakNumfor
 YapenWaropen

 Pengunjung
Saat ini ada, 7 tamu 0 member yang sedang online.


 Insentif Investasi
 Dasar Hukum
 Bidang Perpajakan

 Prosedur Investasi
 Investasi PMA
 Investasi PMDN

 Informasi Komoditi
 Komoditas Unggulan
 Profile Investasi
Informasi Pasar
   Komoditas


 Anda Pengunjung Ke

 JAM

 Statistik

  

PELUANG INVESTASI POTENSIAL DAN KEBUTUHAN DUKUNGAN SEKTOR

Pengembangan Kakao di Kabupaten Yapen Waropen

Nama Kegiatan : Pengembangan Kakao
Calon Klien dan Pasar Tujuan Calon clients aadalah perusahaan yang bergerak dibidang kakao,sedangkan pasar tujuan adalah Jepang,Eropa, Amerika, Singapura,Australia, Tunisia, Arab,Korea selatan dan Hongkong
Latar Belakang Tanaman Kakao telah lama dibudidayakan di Propinsi Papua yaitu sejak masa penjajahan Belanda. Di Papua tanaman Kakao tersebar di 9 Kabuapten. Namun demikian areal kakao yang melebihi 2000 ha hanya terdapat di Kabupaten Jayapura, Nabire, Manokwari dan Yapen Waropen. 

Kabupaten Yapen Waropen merupakan salah satu daerah yang potensial untuk pengembangan sektor pertanian, khususnya sub sektor perkebunan kakao. Komoditas ini juga merupakan salah satu sektor unggulan di Kabupaten Yapen Waropen selain sektor perikanan, pertambangan, pariwisata, dll.
Jenis Peluang Investasi Potensial
Lokasi : Lokasi yang sesuai untuk pengembangan kakao adalah di Daratan Waropen Kabupaten Yapen Waropen, yang dapat di akses melalui jalan laut dari Serui.
Besaran Peluang Potensi lahan yang ada sebesar 122.900 ha, yang bila dikembangkan akan memberikan manfaat besar.
Pasar Eksisting Belum ada. Pasar yang selama ini menampung ekspor kakao dari Indonesia adalah Eropa barat dan Amerika serikat sedangkan dari Provinsi Papua adalah Surabaya dan Ujung Padang.
Hambatan Beberapa hambatan :
  • Sarana Transportasi yang kurang memadai terutama untuk pengangkutan hasil perkebunan dan hasil hutan.
  • Masih rendah tingkat pengetahuan tentang pengolahan dan pengembangan perkebunan khususnya perkebunan kakao.
Dukungan sektor yang sudah ada 
  • Pelabuhan laut dan dermaga yang sudah ada baik di Pulau Yapen maupun di Daratan Waropen.
  • Bandara udara yang berada di Serui, baru mampu didarati pesawat Twin Otter.
  • Ketenagakerjaan sudah banyak terserap dalam bidang perkebunan khususnya sebagai PPL
Insentif Yang Sudah Ada

Nihil

Kebutuhan dukungan sektor
  • Pembangunan jaringan jalan yang menghubungkan kawasan perkebunan di Daratan Waropen.
  • Peningkatan prasarana bandara udara maupun pelabuhan laut untuk mengantisipasi pengangkutan hasil produksi kakao terutama di Daratan Waropen.
  • Dukungan dari instansi terkait dan masyarakat dalam mengelola potensi perkebunan
  • Meningkatkan sarana dan prasarana serta pelayanan kesehatan dalam pengembangan sumber daya manusia.
  • Dukungan dari instansi terkait dalam pengembangan sumber daya manusia dengan membuka tempat pelatihan atau LLK yang bergerak dibidang perkebunan khususnya dalam mengelola dan memproduksi kakao .

Kebutuhan dukungan Insentif

  • Penciptaan iklim yang kondusif bagi investasi dari Pemerintah Daerah setempat, terutama kebijakan-kebijakan yang menyangkut investasi, sektor perijinan maupun Perda.
  • Penyiapan lahan untuk lokasi budidaya yang tidak bermasalah.
  • Jaminan keamanan bagi para pengusaha atau investor yang sedang atau yang akan berinvestasi di wilayah tersebut
  • Kemudahan perijinan baik dari pusat maupun daerah untuk para investor yang berinvestasi maupun yang akan mensuplai hasil produksi perkebunan khususnya Kakao.
Catatan Tambahan

-





 [ Penangkapan Ikan Tuna ]

Kantor BP KAPET Biak

Jln. Batu Karang - Swapodibo
Biak - Papua
Telp. : (0981) 24515
Fax. : (0981) 25371
e-mail : infokapetbiak@yahoo.com

Pusdatin KAPET Biak @2008

fuss