Jayapura- Upaya Gubernur Barnabas Suebu, SH untuk mengundang investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Papua, terus saja dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan membuka Kantor Penghubung Papua atau Papua Promotion House.
Seperti yang dilakukan Kamis (1/11) kemarin, Gubernur Suebu meresmikan Papua Promotion House di Beijing, Tiongkok. Hal ini diungkapkan staf khusus Gubernur Mathias Rafra kepada Cenderawasih Pos, Kemarin. ” Gubernur baru saja meresmikan Kantor Penghubung Papua di Beijing, ”ungkapnya.
Pada Kesempatan itu, gubernur juga menegaskan bahwa kantor tersebut diadakan untuk urusan ekonomi, bukan untuk urusan politik. ” Ketika kantor ini mengurus politik maka akan langsung ditutup, ” kata Rafra.
Dikatakan, dibangunnya kantor penghubung itu ditujukan sebagai tempat atau pusat informasi tentang papua dapat diperoleh khususnya informasi peluang investasi bagi para investor yang ingin investasi di Papua,”Ujarnya.
PPH ini kegiatannya akan fokus di bidang investasi, perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan sosial budaya. Kantor PPH tersebut terletak di Lantai 11 Gedung Chung Ching Li di jantung Kota Beijing. Ikut Hadir dalam acara itu deputy Chief of Mission ( Wakil Dubes RI di Beijing Muhammad Umar serta sejumlah Pengusaha di Negara itu.
Selain itu, juga hadir sejumlah wakil ketua DPRP antara lain Komarudin Watubun, YOP Kogoya dan Paskalis Kossy, bersama beberapa anggota lainya serta sejumlah pimpinan instansi dilingkungan Pemprov Papua.
Adapun yang dipercaya sebagai Kepala PPH itu adalah Lu Boa Min, seorang pengusaha terkenal Tiongkok.
(sumber : Cenderawasih Pos 2 November 2007)