spacer
      [ Berita Terkini ]    [ Tentang Kami ]    [ Kontak Kami ]     

 Menu
 Depan
 Berita Terkini
 Foto Galeri
 Produk KAPET Biak
 Project Prospectus

 Profile Kawasan
 Nabire
 Mimika
 Manokwari
 BiakNumfor
 YapenWaropen

 Pengunjung
Saat ini ada, 7 tamu 0 member yang sedang online.


 Insentif Investasi
 Dasar Hukum
 Bidang Perpajakan

 Prosedur Investasi
 Investasi PMA
 Investasi PMDN

 Informasi Komoditi
 Komoditas Unggulan
 Profile Investasi
Informasi Pasar
   Komoditas


 Anda Pengunjung Ke

 JAM

 Statistik

  

WAJAH BARU BP KAPET BIAK

Keberadaan KAPET Biak ibarat air laut, yakni mengalami pasang dan surut. Sejak KEPPRES No. 89 tahun 1996 yang diperbaharui dengan KEPPRES no. 9 tahun 1998 pemerintah pusat telah menetapkan Biak-Mimika sebagai salah satu kawasan pengembangan ekonomi terpadu di Wilayah Timur Indonesia. Awal mula berdirinya KAPET tersebut segenap masyarakat dan jajaran Pemerintah Daerah di kawasan ini menyambutnya dengan positif. Ibaratnya inilah “koreri syaben” yang dinanti-nantikan masyarakat dikawasan ini sebagai “pembawa kemakmuran” dalam mitologi legenda masyarakat tradisional suku Biak. Namun apa yang terjadi kemudian perkembangan KAPET Biak mengalami kemunduran yang cukup signifikan bahkan mencapai titik nadir.

Pada bulan Januari sampai Juli tahun 2004 praktis aktifitas kegiatan KAPET Biak terhenti. Kemunduran tersebut tak lepas dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi internal disebabkan antara lain terjadi kekosongan posisi Wakil Ketua selama ± 2 tahun dan kemampuan kapasitas serta kapabilitas SDM KAPET Biak sangat terbatas. Secara eksternal disebabkan antara lain: KEPPRES No. 150 tahun 2000 sehubungan dengan UU. No. 22 dan 25 tentang Otonomi Daerah dan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, yang berakibat pada perubahan administrasi pemerintahan dimana KAPET Biak mengalami reposisi baik dari status pejabat maupun instansi bernaungnya yang semula diketuai oleh menteri Pariswisata Seni dan Budaya kemudian dijabat oleh Gebernur Provinsi selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, pembina KAPET dari pusat di bawah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dengan Wakil Ketua Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah. KAPET Biak yang semula bertujuan mengembangkan ekonomi wilayah dengan basis pariwisata, industri dan perdagangan, seolah berubah peran mengurusi infrastruktur, fasilitas sarana dan prasarana.

Keluarnya PP No, 20 tahun 2000 yang menarik kembali kewenangan beberapa perijinan investasi yang selama ini dibawah kendali KAPET Biak, serta perubahan politik dan kepemimpinan nasional, termasuk pemekaran beberapa daerah di wilayah KAPET Biak, mengakibatkan KAPET Biak tidak dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Menyadari hal tersebut Gubernur Provinsi Papua selaku Ketua KAPET Biak bulan Juli Tahun 2004 mengeluarkan Keputusan Gubernur No. 167 tahun 2004 berisi Pemberhentian Direksi yang lama dan pengangkatan jajaran Direksi Baru yang akan menahkodai KAPET Biak ke depan, sebagai salah satu langkah penting untuk mengaktifkan kembali kegiatan Kapet Biak. Wakil Ketua/Kalakhar Lama Brigjen (Purn) Frans Willem de Wanna digantikan Friggia A.F Marien, S.IP, MDM, dan Edwin Yelmau, SE selaku Direktur Pengembangan Usaha menggantikan Drs. H.J. Risakota serta Stephanus Hartono, STP mengisi kekosongan jabatan Direktur Umum. Melalui kepengurusan baru BP KAPET Biak kini mulai menata diri.


Dalam waktu singkat, Ibu Friggia Marien bersama Direksi lainnya telah melakukan langkah-langkah strategis antara lain: recovery manajemen dari keterpurukan, analisa kebutuhan masa recovery, peningkatan kapasitas dan kemampuan SDM, menjalin kembali hubungan dengan Kab. hinterland yang terputus, serta rencana mereview dan merevisi atau mengkaji ulang Masterplan KAPET Biak ke depan sesuai dengan dinamika saat ini. Kegiatan ini dirasa sangat penting karena akan menjadi pondasi (dasar) dalam merealisasikan program-program KAPET ke depan. Berikut ini grafik etos kerja BP. KAPET Biak sejak didirikan sampai saat ini.

  
 Sekilas Kapet Biak
Keberadaan KAPET Biak ibarat air laut, yakni mengalami pasang dan surut. Sejak KEPPRES No. 89 tahun 1996 yang diperbaharui dengan KEPPRES no. 9 tahun 1998 >>selanjutnya

 Potensi Unggulan
 Pariwisata
 Perikanan
 Perkebunan
 Pertanian
 Pertambangan

 Peluang Investasi
 Kakao
 Ikan Tuna
 Rumput Laut
 Batu Marmer
 Kelapa Sawit
 Wisata Bahari
 Tambak Udang
 Pelabuhan Eksim
 Kawasan Industri

 Survey
Apakah Anda Mengetahui tentang Keberadaan Kapet Biak ?

Sangat Mengetahui
Cukup Mengetahui
Mengetahui
Tidak Mengetahui
Sangat Tidak Mengetahui



Hasil
Polling

Pemilih 166

 Berita Hari Ini
Belum ada berita besar hari ini.

 Artikel Lalu
16 January 2008
· Kelapa Sawit
· Investasi ke Luar Jawa
13 December 2007
· BP KAPET SE-INDONESIA MINTA DUKUNGAN FINAL PEMERINTAH
12 November 2007
· ASEAN PERLU STANDARISASI PRODUK
· Gubernur Resmikan Kantor Penghubung Papua di Beijing
· PEMROV DIMINTA SIAPKAN JAMINAN HUKUM

 Link Kapet
 Kapet Aceh
 Kapet ParePare
 Kapet Bima
 Kapet Batui
 Kapet Mbay
 Kapet Bukari
 Kapet Batulicin
 Kapet Sasamba
 Kapet DAS Kakab
 Kapet Seram
 Kapet Kahatulistiwa
 Kapet Manado Bitung

Kantor BP KAPET Biak

Jln. Batu Karang - Swapodibo
Biak - Papua
Telp. : (0981) 24515
Fax. : (0981) 25371
e-mail : infokapetbiak@yahoo.com

Pusdatin KAPET Biak @2008

fuss